BERITA TERKINI

BERITA TERKINI

rajaidr'

Kelakuan pelajar SMK pakai akun palsu Facebook hina Presiden dan Kapolri

Kelakuan pelajar SMK pakai akun palsu Facebook hina Presiden dan Kapolri

Warungbandar – MFB (18) tak berkutik saat ditangkap personel Mapolrestabes Medan, Sumut, di rumah Jalan Bono, Glugur Darat I, Medan Timur, Jumat (18/8) malam. Pelajar SMK ini berurusan dengan penegak hukum, lantaran ulahnya menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Facebook. Kelakuan pelajar SMK pakai akun palsu Facebook hina Presiden dan Kapolri

Kelakuan pelajar SMK pakai akun palsu Facebook hina Presiden dan Kapolri

Kelakuan pelajar SMK pakai akun palsu Facebook hina Presiden dan Kapolri

 

Tersangka membuat akun palsu bernama Ringgo Abdillah. Bahkan foto dan data diri di akun Facebook tersebut juga dipalsukan.

Hingga kini MFB masih diperiksa. Polisi juga sedang melengkapi penyidikan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

“Masih diperiksa, dikembangkan dan masih menunggu hasil Labfor. Mudah-mudahan Senin besok ada hasilnya dan akan kami infokan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho, Minggu kemarin.

Penghinaan yang dialamatkan kepada Kepala Negara dan Kepolisian tersebut tidak hanya melalui kata-kata, namun juga gambar. Tersangka mengedit gambar Jokowi dan Tito dari dua unit laptop, kemudian menyebarkan ke Facebook. Kedua alat bukti ini sudah diamankan polisi.

Petugas juga mengamankan flash disk 16 GB berisi gambar Jokowi yang telah diedit, 3 unit handphone, 1 unit router Huawei, dan 1 unit router Zyxel.

Salah satu postingan tersangka adalah gambar kaki menginjak foto Jokowi. Di akun itu pula pelaku selalu menantang untuk ditangkap. “Gue kapan nih ditangkap? gue enggak sabar nih menembak kepala polisi kalau datang ke rumah gue” tulisnya pada 17 Agustus.

Lantas untuk menyambungkan perangkat laptop ke internet, tersangka menggunakan jaringan Wifi dari provider Speedy atas nama Bono dan WiFi My Republik milik tetangganya yang berhasil dia bobol.

Polisi masih terus mendalami pengakuan tersangka, termasuk motifnya melakukan penghinaan.

MFB terancam dijerat Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 subs Pasal 27 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

 

Poker Via E-Cash

AGEN DOMINO | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO TERPERCAYA | AGEN BANDAR KIU

agen dominodomino onlinedomino online terpercaya
agen domino onlineagen domino terpercayajudi domino

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agen Berita Unik © 2017 Frontier Theme